Budaya

Pesemetonan Agung Pasek Tohjiwa Tangguntiti Jeroan Gede Jakatebel Gelar Paruman Agung

Tabanan – Pesemetonan Agung Pasek Tohjiwa Tangguntiti Jeroan Gede Jakatebel menggelar Paruman Agung di Balai Banjar Jakatebel, Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan pada Minggu, 13 November 2022.

Paruman ini diawali dengan melakukan persembahyangan bersama di Jeroan Pura Dadya Agung Pasek Tohjiwa Tangguntiti Jakatebel. Selanjutnya acara dimulai pada Pukul 10.00 WITA. Paruman dihadiri oleh Ida Pandita Mpu dan Bawathi dari Pasek Tohjiwa, Ketua MGPPSR Kabupaten Tabanan sekaligus juga menjabat sebagai Ketua Majelis Desa Adat dan PHDI Kabupaten Tabanan, Ketua MGPPSR Kecamatan Selemadeg Timur, Camat Selemadeg Timur yang diwakil Perbekel Desa Tangguntiti.

Juga dihadiri Perbekel Desa Beraban, Perbekel Desa Tegalmengkeb, Bendesa Adat Tangguntiti, Bendesa Adat Beraban, Babinkamtibmas Desa Tangguntiti, Penglingsir Jeroan Gede Pasek Tohjiwa Tangguntiti Jakatebel dan Ketua Dadya Alit dan Pemerajan Agung Pasemetonan Agung Pasek Tohjiwa Tangguntiti Jakatebel di seluruh Bali.

Acara Paruman Agung dimulai dengan pementasan Tari Sekar Jagat yang dibawakan oleh Sekaa Teruna Taruna Mekar Banjar Jakatebel dan diiringi Suara Art Samaralaya. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan doa. Sambutan dari Penglingsir Jeroan Gede Pasek Tohjiwa Tangguntiti Jakatebel Gusti Agung Budinyana.

Gusti Agung Budinyana menyampaikan Paruman Agung sangat penting untuk dilaksanakan guna merekatkan lagi rasa persaudaraan dan sebagai wujud bhakti kehadapan Ida Bhatara Leluhur.

“Beberapa hal lain yang juga menjadi bahan dalam Paruman Agung kali ini antara lain konsolidasi pengurus pesemetonan, pendataan semeton, serta perencanaan lainnya seperti pembangunan,” ujarnya.

Ketua Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Kabupaten Tabanan Drs I Wayan Tontra menyambut positif kegiatan Paruman Agung Pasemetonan Agung Pasek Tohjiwa Tangguntiti Jakatebel.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini dan harapan saya Pesemetonan Pasek Tohjiwa Tangguntiti Jakatebel ini dapat menjaga kesatuan dan persatuannya,” ujarnya.

Tontra mengingatkan agar pesemeton Pasek Tohjiwa Tangguntiti Jakatebel selalu memahami bhisama (fatwa) leluhur Pasek.

Paruman Agung ini dibuka oleh Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali I Gusti Agung Ketut Kartika Jaya Saputrayang mewakili Wakil Gubernur Bali.

Paruman Agung kali ini juga dihadiri oleh Bhagawanta Gubernur Bali Ida Shrii Bagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun dari Khadatuwan Kawista Pura Belatungan, Pupuan, Tabanan.

“Melihat lebih jauh lagi, sesungguhnya kita bersaudara karena Mpu Beradah yang melahirkan Dhalem dengan Mpu Gnijaya yang melahirkan Pasek merupakan saudara. Begitu pula pada jaman kejayaan Kerajaan Trah Dhalem di Bali pada masanya Kyai Gusti Pangeran Pasek Tohjiwa menjadi pengabih Dhalem sehingga diberi gelar Pangeran,” ujarnya. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button