Budaya

Gelar Paruman Perdana, Sekubu Bali Harapkan Seniman Makin Kompak

Tabanan – Semeton Komunitas Budaya (Sekubu) Bali menggelar paruman atau rapat perdana di Banjar Buda Ireng, Batuyang, Gianyar pada Minggu, (3/9). Sekubu Bali merupakan komunitas dari penggiat seni dan budaya di Bali yang telah terbentuk di beberapa kabupaten. Paruman juga diisi dengan arisan dan akan menjadi agenda rutin.

“Poinnya kami berkumpul agar seniman Bali pakedek pakenyung, nyama adung dan menjaga kebersamaan,” ujar seorang pengurus Sekubu Bali I Nyoman Ardika alias Jero Sengap Senin, (4/9).

Paruman perdana yang dilaksanakan di sekretariat grup lawak Celekontong Mas ini juga dimeriahkan oleh joged bungbung. Dihadiri Sekubu Bali dari Kabupaten Bangli, Gianyar, Badung dan Tabanan.

Baca Juga:  G20 dan Membaca Arah Masa Depan Bali

“Sambutan dari ketua umum Sekubu Bali Cuk Bagus Melem, hadir juga Sekjen Sekubu Bali Raka Mangku Ibah dan hadir tokoh drama gong Bangli patih agung,” ujar Jero Sengap.

Seniman asal Tegal Mengkeb, Selemadeg Timur, Tabanan ini menyebutkan, kegiatan paruman dan arisan ini akan keliling dilaksanakan di setiap kabupaten/kota di Bali serta menggunakan dana urunan antar anggota.

Baca Juga:  Workshop Tari Joged Bumbung: Penari Cantik Bisa Kurangi Goyangan Erotis

“Berkumpul bukan hanya untuk menjaga komunikasi dan silaturahmi tapi juga membahas penomena seni, budaya serta peristiwa sosial di masyarakat,” ujarnya.

Karena menurut Jero Sengap, tantangan seni tradisi maupun budaya Bali makin kompleks jika melihat perkembangan zaman. Sehingga diperlukan cara maupun inovasi sehingga budaya Bali bisa tetap ajeg dan di sisi lain berkembang.

“Kami di Sekubu Bali sepakat persoalan mulai kita bahas secara ringan, hingga bisa mengambil sebuah keputusan lalu mewujudkannnya bersama,” ujarnya. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button