EkonomiGaya Hidup

Aruna di IFBEC Bali, Turut Tingkatkan Unity di Industri F&B Indonesia

Denpasar – Aruna turut mendukung kegiatan Indonesian Food and Beverage Executive Association (IFBEC) Bali yang diselenggarakan pada 25 – 26 Januari 2024. IFBEC merupakan organisasi profesi yang bergerak di bidang makanan dan minuman  yang berafiliasi dengan perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, National Professional Tourism Board (NTPB), dan The International Food and Beverage Association (IFBA). Kegiatan ini bertujuan untuk memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia, sekaligus memajukan industri perikanan Indonesia melalui seafood kualitas terbaik dari Aruna.

IFBEC Bali kali ini mengangkat tema “Enhancing Communication and Unity Through Food and Beverage Excellence” dan turut dihadiri oleh banyak pihak dari dalam dan luar negeri. Kegiatan ini memungkinkan Aruna untuk menjalin networking dengan multi stakeholders untuk berdiskusi bersama, menyatukan opini demi memajukan sektor industri perikanan Indonesia. Selain dalam rangka membangun kolaborasi dan sinergi, Aruna juga menyuarakan kampanye #RevolusiProtein untuk mempromosikan gerakan makan ikan untuk perbaikan protein masyarakat melalui acara ini.

Baca Juga:  Satu Tahun Beroperasi, Airbus A380 Telah Layani 382 Ribu Penumpang di Bandara Gusti Ngurah Rai

Aruna tentunya ingin memberikan kontribusi dalam memajukan industri makanan dan minuman di Indonesia dengan menampilkan produk-produk unggulan maritim Indonesia, seperti ikan tuna, rajungan, dan lobster. Adapun, tema yang IFBEC Bali angkat pada tahun ini mencerminkan kesadaran akan perlunya kolaborasi yang kuat dan koordinasi yang baik antara para pemangku kepentingan dalam sektor tersebut.

“Unity menjadi suatu landasan dalam industri makanan dan minuman, mengingat industri ini merupakan industri dengan range varian yang sangat beraneka ragam. Mulai dari hasil sektor perkebunan, pertanian, perikanan, dan yang lain, itu semua ada untuk menghasilkan produk makanan dan minuman,” kata Penasehat IFBEC I Nyoman Gede Suasta

Baca Juga:  Menikmati Musik Jazz Hingga Koplo Di Tepian Sawah Abadi Jatiluwih

Co-Founder dan Chief Sustainability Officer Aruna, Utari Octavianty menerangkan, dengan range varian yang begitu kaya, industri makanan dan minuman ini sejatinya memerlukan proses hilirisasi yang komplit. Untuk bisa melakukan hilirisasi itu, tentu kolaborasi, networking menjadi kunci utamanya.

“Keikutsertaan Aruna di IFBEC Bali ini tidak bukan dan tidak lain untuk memperkaya koneksi kami, sekaligus memperkenalkan produk-produk perikanan dari negara kita sendiri, Indonesia, yang kekayaan maritimnya begitu melimpah,” ujarnya. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button