Peristiwa

Gung Indra Pimpin KNPI Bali, Solidkan Gerakan Pemuda

Denpasar –Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNPI Provinsi Baru kini memiliki nahkoda baru. Setelah melakukan musyawarah daerah atau musda, Anak Agung Gde Utama Indra Prayoga secara sah menggantikan ketua sebelumnya I Nyoman Gde Antaguna. Musda KNPI Bali ke-XIV berlangsung di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bali, Renon pada Selasa, (4/7).

Anak Agung Gde Utama Indra Prayoga atau yang akrab disapa Gung Indra merupakan ketua DPD KNPI Kabupaten Klungkung periode 2021 hingga 2024. Ia telah aktif berorganisasi di KNPI sejak 2007.

“Saya mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan. Saya akan berusaha memberikan yang terbaik untuk KNPI Bali,” ujarnya.

Baca Juga:  Ketua KNPI Klungkung Nyalon Jadi Ketua DPD KNPI Bali

Gung Indra merupakan calon tunggal pada pemilihan ketua KNPI Bali 2023. Kepala Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan Kabupaten Klungkung 2022-2024 ini mendapatkan dukungan dari seluruh DPD KNPI Kabupaten di Bali.

“Yang pertama akan saya lakukan adalah konsolidasi dari semua DPD KNPI Kabupaten untuk lebih solid lagi sehingga semua pihak tahu, yang mana KNPI yang sah secara hukum dan legal,” ujarnya.

Selain itu, ia juga akan mengkoordinasi seluruh organisasi kepemudaan (OKP) pada tingkat provinsi Bali sehingga memilii satu pandangan dan seirama.

Musda ke-XIV DPD KNPI Bali pada 2023 mengambil tema “Pemuda Solid, Pemuda Kuat, Pemuda Sehat”. Selain Musda sebelumnya juga melaksanakan Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (RAPIMPURDA).

Baca Juga:  BRI Berikan Dukungan Pendidikan Kepada Seratusan Putra-Putri Anggota Polda Bali

Sementara itu, Ketua KNPI Provinsi Bali demisioner I Nyoman Gde Antaguna mengucapkan selamat atas terselenggara Musda hingga pemilihan Ketua KNPI Bali 2023 hingga 2026.

“Kami ucapkan selamat, semoga kepengurusan yang baru bisa mengemban tugas,” ujarnya.

Gde Antaguna juga mengingatkan, kepengurusan KNPI yang baru akan menghadapi dinamika yang ketat. Selain tantangan akan perubahan zaman dan Pemilu 2024, persoalan masih ada pihak yang mengaku sebagai KNPI juga harus disikapi.

“Itu dinamika yang harus dihadapi dan saya yakin pasti bisa,” ujarnya. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button