Peristiwa

APHB Tabanan bagikan 25 Paket Sembako Bagi Lansia

Tabanan – Aliansi Pemuda Hindu Bali (APHB) Kabupaten Tabanan melaksanakan dharma sevanam pembagian sembako kepada 25 warga kurang mampu yang termasuk di dalamnya berkategori lansia, disabilitas dan juga masyarakat kurang mampu secara ekonomi yang sedang dalam keadaan sakit. Pelaksanaan dharma sevanam kali ini merupakan bentuk sinergisitas antara APHB Kabupaten Tabanan dengan Yayasan Eka Dharma Cipta Sentosa Denpasar pada Senin, (11/9).

Sembako yang disalurkan kepada masyarakat terdiri dari berbagai macam kebutuhan pokok rumah tangga. Seperti beras, minyak goreng serta makanan-makanan siap saji lainnya.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran pelaksanaan dharma sevanam kali ini adalah Desa Dalang dan Desa Gadung Sari Kecamatan Selemadeg Timur. Penyaluran sembako, APHB Kabupaten Tabanan bekerjasama dengan aparatur desa sebagai fasilitator. Kerjasama dengan aparatur desa ini dilakukan agar para penerima sembako yang ditentukan tepat sasaran. Itulah sebabnya bahwa pembagian sembako kali ini pun langsung dari pintu ke pintu rumah para penerima.

Baca Juga:  Dua Pendaki Tersesat di Gunung Batukau, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Pada pelaksanaan pembagian sembako dari rumah ke rumah ini mendapatkan tanggapan positif dari aparatur desa dan juga masyarakat. Terutama masyarakat yang menerima bantuan, sekaligus mereka berharap ada program-program yang menyasar bedah atau rehab rumah bagi warga yang masih memiliki rumah dalam kondisi kurang baik.

Ketua APHB Kabupaten Tabanan I Putu Heri Dianandika mengungkapkan, selama tiga tahun terakhir kegiatan dharma sevanam telah dilakukan berkali-kali. Kegiatan semacam ini tidak lepas dari spirit Aliansi Pemuda Hindu Bali dalam hal pelayanan sosial kemasyarakatan.

Baca Juga:  Gibran Kunjungi Bali: Banyak Sekali PR

“Melalui kegiatan sevanam semacam ini, harapan kita sebagai organisasi kepemudaan agar dapat dijadikan alarm bagi rasa empati terhadap saudara-saudara kita yang layak untuk kita bantu,” ujarnya Selasa, (12/9).

Heri juga menekankan kegiatan sosial semacam ini sangat penting dilakukan oleh anak muda, selain sebagai bentuk kepedualian terhadap sesama juga dapat bermanfaat untuk memperhalus perasaan.

“Perasaan yang halus sangat dibutuhkan bagi anak muda, perasaan yang halus akan membangkitkan dan menguatkan rasa empati atau kepekaan sosial serta dapat membuat anak muda dalam berpikir lebih jernih dan hati-hati atau tidak grasa-grusu. Anak muda sebagai calon pemimpin bangsa tentu wajib memiliki kepekaan sosial yang tinggi,” ujarnya. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button